Aku perlihatkan penampakan warna biru dilangit agar engkau tahu bahwa cerahnya langit yang membiru membuat rasamu berbahagia dan semangatmu dalam mengarungi samudra tak pernah surut walau telah sampai di tepian kalbu...
Dan ku hamparkan mega-mega yang berarak-arak diangkasa agar engkau dapat melihat memahami bahwa kalian bisa memberikan sebuah gambaran sekalipun pendapat kalian itu akan berbeda-beda...
Jadi jika engkau tengah beristirahat merehatkan ragamu diatas seonggok Jerami yang empuk, dibawah rindangnya pepohonan dikala terik matahari, maka sebaiknya dalam setiap tarikan napasmu sambilah engkau berpikir untuk apa semua ini diciptakan oleh-Nya...
Ketika Semua itu nanti akan dipersemayamkan oleh waktu :
Maka perubahan terjadi dari ada / terlahir , kemudian hidup , berbahagia, berduka, lalu kemudian Mati...
Semua ciptaan manusia ber-reinkarnasi kebentuk lain kemudian Mati ,mungkin akan hidup dalam bentuk lain, begitu terus silih berganti.
kepada engkau yang yang tengah berbahagia jangan lupa masih ada duka untuk-mu,
untukmu yang tengah berduka sabarlah sebentar engkau akan diberikan kebahadiaan itu walau setetes,
bersadarlah diriku jika tengah berada diantara suka dan duka dimana mempertahankan posisi tersebut juga perlu exstra kesadaran yang tinggi,
Jika Engkau telah mencapai posisi / tengah berada di sebuah puncak kejayaanmu sehingga engkau merasa tak bisa untuk meraih lagi apa yang ada diatasmu maka sebenarnya disitulah tingkat keberadaan prestasimu yang paling tinggi jangan sampai kau merasakan jenuh lagi cobalah kau pelihara itu.
Jika engkau merasa sudah habis kesabaranmu ,menjadi orang yang terhina ,bahkan engkau merasa tak bisa berbuat apa-apa lagi sehingga terpaksa harus menerima sebuah keadaan akan keberadaanmu. tunggulah sebuah kesempatan datang lalu gunakan jalan itu untuk mengubah dirimu bangkit dan berpindah dari masa itu kepada sebuah kehidupan yang baru.
Jangan engkau merasa jenuh dan tak bisa berbalik pada keadaan yang sebelumnya maka berhentilah kemudian susunlah sebuah peristirahatanmu agar tercipta bangunan rumah Tuhan yang sebenarnya...